+1

Sabtu, 13 April 2013

PERJALANAN DOCHI MEMBENTUK PEE WEE GASKINS





Kesuksesan Pee Wee Gaskins tidak terlepas dari perjuangan Dochi Sadega. Berkat usaha keras Dochi yang notabene pendiri PWG berhasil mencatatkan nama PWG di kancah blantika musik Indonesia bahkan Internasional. Usaha Dochi juga tak terlepas dari usaha personil yang lain. Ingin tahu suka duka mereka? Chek This Out! 


Flashback ke 21 tahun yang lalu...............

Dochi memulai bermain musik pada usia 5 tahun. Dan saat itu alat yang dimainkannya adalah Drum, karena Ayahnya dulu seorang Drumer. Tapi kenapa sekarang maennya gitar sama bass?


Dochi kecil

Jadi gini ceritannya, tepatnya saat SMP Dochi sempet suka sama cewe dan cewenya sempet nanya “lu bisa maen gitar ngga? He. He” dan tanpa pikir panjang Dochi menjawab “Bisa” dan hal itu menjadi tantangan Dochi. Pulang sekolah, Dochi langsung belajar maen gitar dan sampe beli bukunya. Dan besoknya Dochi nunjukin permainan gitarnya ke cewe itu kalo dia bisa maen gitar.

Dochi mulai menciptakan lagu pertamanya pada saat kelas 2 SMP, saat itu lagunya ditujukan untuk cewe yang dia suka. Namun kata si Dochi lagunya sama sekali ga romantis, dan intinya lagunya adalah Dochi udah ga suka lagi sama cewe tersebut karena udah nyakitin hatinya.

Darah senimannya itu pun tak berhenti mengalir begitu saja, dengan kecintaannya terhadap musik, Dochi sempat bergabung dengan beberapa band dan bekerja sama dengan beberapa musisi.

The Side Project (TSP)
Dochi mulai membentuk band di usianya yang baru 16 tahun (belum punya KTP tuh hihi) Band TSP dibentuk pada tahun 2001 dan memiliki 5 personil tetap, yaituPasha (saat ini membentuk” 2steps north”), faddy (membentuk “march”), ayi, tlor dan terakhir Dochi sendiri. Setelah 5 tahun tepatnya di tahun 2006, Dochi memutuskan untuk keluar, dan setelah itu semua personilnya terpecah-belah akibat perang ego.
Sigit Wardana
Setelah keluar dari The Side Project, Dochi sempet bantu bandnya Sigit Wardana ex Base Jam.
Sherina Munaf
Saat itu Dochi dikenalkan oleh sahabat cewenya yang setengah bule Australia dengan Sherina Munaf. Lalu Dochi bantuin Sherina dan sempat menjadi sesion player dari Sherina. Dochi juga jadi appear di videoklip pertama Sherina (versi udah gede) bareng Abdee Slank di single 'sendiri'

Dochi saat appear di videoclip Sherina

Dochi saat perform bersama Sherina
IHCOD AGEDAS - KID ON A ROCKET RIDE
Di sela-sela waktu kosong, Dochi iseng-iseng bikin lagu akustikan dan proyek itu di kasih nama ”IHCOD AGEDAS” yang merupakan kebalikan dari nama “DOCHI SADEGA” Sampai akhirnya Dochi iseng nulis lagu yang judulnya "Here up on the attic" Lagu iseng yang Dochi tulis buat Lena, sahabat cewenya. Berikut Lirik lagunya^_^

Here Up On The Attic

you are the first thing in my mind that i wanna meet
from the morning to the evening 'til the end of the day
can i get your kiss tonight?
just a little kiss on the cheek..
2x

*and when it's time to start all over
i wanted this to last
those things you've done had come through this
to me…

reff : i dont know what went first but we started kissing
i pused back and she laid down; we were making out it was so much fun
let's finish what we've started
here up on the attic
and the sun is down, this song is what im singing

-back to * and reff-

all in all it was really exciting
'it was something new and it was fun
i dont mind if we never gonna do it again
just a hug and the company, of being there is already enough for me' she said
and the sun is down, this song is what im singing
this song is what im singing
yeahh
c'mon c'mon
let's finish what we've started
here up on the attic
c'mon c'mon
c'mon c'mon
here up on the attic. . .

Penggalan "just a hug and the company of being there is already enough for me"itu diambil dari diary Lena waktu itu.

Lagu tersebut menceritakan gimana dari sahabat akhirnya ganti status
jadi pacar. Itu lagu akustik pertama Dochi yang di aransemen ulang
dalam format full band. Saat itu Dochi nge-take di studio oranye.

Operator studio           : "mana yang lain?"
Dochi                         : "ga ada yg lain, gw sendirian aja"
Operator studio           : "kenapa lo? Ga punya temen?hahaha..."
Dochi                          : "..........."

Dochi ngerekam semuanya disitu, Dochi rekam bass, gitar, synth, drum, dan vokal sendiri di lagu Here Up On The Attic. Dan ada unsur gak sengaja juga kenapa ada synthesizer di lagu itu. Karena kebetulan pas mau
rekaman ada controller (sejenis synthesizer yg mesti dihubungkan ke module biar menghasilkan suara) jadi ya Dochi iseng2 isi. 
Waktu itu Dochi juga lagi sering dengerin Reggie and the Full Effects dan Hellogoodbye. Waktu itu belum tau “Four Year Strong” band yang disebut sebagai panutan Pee Wee Gaskins.

“Hehe gw aja tau FYS telat, baru dikasihtau temen gw Ilham Failfor setahun setelahnya” Kata Dochi.

Setelah lagu itu (here up on the attic) selesai Dochi rekam, Dochi langsung ga sabar pamerin ke Lena. Yang kemudian menjadi pacarnya setelah memperlihatkan lagunya tersebut.

Dan Lena bilang "bagus, kenapa ga dilanjutin aja?"

Dochi inget pernah bilang "Ga ah males punya band lagi"

Pada waktu itu Dochi lebih nyaman bantu-Bantu temennya.

KILLING ME INSIDE

Dochi bantuin nge-additional-in Killing Me Inside. Kalo salah satu dari gitaris mereka gabisa manggung, Dochi yg gantiin (waktu itu formasinya masih Josaphat & Raka) Dan saat itu Dochi kenal dengan Sansan.

Saat itu Dochi bertemu teman-teman lamanya di sebuah venue waktu Dochi manggung bareng Killms dan Dochi denger mereka nanya gini

"masih aja lo main sama Dochi"

Dari situ Dochi langsung kepikiran untuk bikin proyek bales dendam.

“gw harus bikin band lagi” ujar Dochi.


Itu bukan badut loh, tapi Dochi saat perform bersama Killms (Dochi emang suka nyeleneh)



Dochi Saat Tampil bersama Killms “Coverin FFT” (hihi…rambutnya mirip jamur)

PEE WEE GASKINS

Orang pertama yg Dochi ajak di "proyek bales dendam" ini adalah Sansan karena menurutnya, Sansan adalah orang yang paling deket dengannya dari dulu. Dan Dochi kasih denger lagu “Here Upon On The Attic” Dan Sansan setuju. Dochi gak mau Sansan cuma nyanyi, jd Dochi ajak dia dengan syarat dia harus main gitar. Untuk ngetes suara Sansan, akhirnya Dochi bikin lagu lagi. Lagu itu adalah "Remember The Titans"

Dochi juga gak mau kalo proyek ini terdengar sama kayak yg lain, jadi konsep dasarnya adalah no scream, no double pedal oleh karena itu, Dochi semua yang ngerekam semua instrumen. Akhirnya Dochi putuskan lagu-lagunya adalah pengembangan dari “Here Up On The Attic” catchypop-punkish, teenishDan dari situ Dochi dan Sansan cari personil yg lain.

Dochi dan Sansan mulai merekrut pejuang-pejuang lain, masuklah Omo. Reza Satiri atau yang biasa di panggil Omo adalah satu-satunya orang yg Dochi kenal yg jago banget main keyboard, Dochi pertama kenal Omo waktu Dochi bareng Killms di News Cafe. Dulu omo juga aktif nerima kerjaan organ tunggal, bahkan dia pernah ngisi acara sunatan temen Alexandra Molly yang merupakan adik dari Dochi. Pertama kali Dochi kenal Omo saat Dochi minjem pick gitar Omo karena Dochi lupa bawa pick. Selain jago main keyboard si Komo (eh Omo maksudnya hihi) juga jago main gitar. karena Dochi gak deket sama Omo, satu-satunya cara ajak dia gabung adalah ngajak gabung Tlor (yang juga pernah bergabung di TSP) yg kebetulan se-Band sama Omo. Dochi kasih denger Remember The Titans ke Omo & Tlor, mereka setuju gabung

(Ada ralat dikit dari Dochi lewat twitter saya. Katanya, yg sunat bukan temen Lxa. Tapi adiknya yang cowok) Inilah komentar Dochi tentang blog gue di twitter.


Okey, Lanjut. Dochi dan Sansan pun segera mencari nama untuk bandnya tersebut. Setelah search di internet, akhirnya mereka menemukan nama yang tepat yaitu “PEE WEE GASKINS”

Oh ya, kenapa band mereka dikasih nama Pee Wee Gaskins? Ingin tau sejarah dan apa filosofinya? Silahkan Klik Disini



Formasi awal PWG

Dan tepat pada hari itu,  Pee Wee Gaskins terbentuk dengan line up pertama: Dochi (gitar vokal), Sansan (gitar vokal), Tlor (bass), Davi (drum), dan Omo (synth). Tapi karena waktu itu Davi sekolah di Malaysia akhirnya PWG selalu pake addisional, termasuk waktu rekaman album “Stories From Our Highschool Years” Iksan Assat yang sekarang sibuk di bandnya “Failing Forward”. tapi karena dia kuliah di Bandung, PWG sering pake cabutan, salah satunya Abin. Dan Abin lalu merekomendasikan seorang drummer
karena Abin juga mainnya kemetalan (ujar Dochi) Tak lain tak bukan Aldykumis yang lalu resmi jadi drummer PWG.



Hubungan Dochi sama band-band lain yg bersangkutan sama PWG baik, Killms, Too Late To Notice, Kacang Mede. Gak disangka, dengan segala pengalaman dan pengetahuan yg Dochi dapet, proyek bales dendam ini berjalan sangat mulus, dan tentunya berkat temen-temen yang solid, semangat yg gak gak pernah pudar, PWG jalan terus.

BLA BLA BLAST
Bla Bla Blast Bisa dikatakan sebagai proyek sampingan Dochi Sadega. Band yang unik ini memiliki suara dasar electronica terdistorsi didukung dengan gitar dan dilengkapi dengan logam vokal. Bla Bla Blast terbentuk pada Januari 2007 yang saat itu digawangi oleh Ferron Wesley (vokalis), Rico Julian (programmer). Danuntuk memaksimalkan suara mereka untuk konser, mereka bermaksud mencari gitaris. Lalu, pada Mei 2007 Dochi (gitaris) bergabung dengan band ini.
Dari Kiri ke kanan : Rico-Ferron-Dochi
Saat ini Bla Bla Blast sudah memiliki formasi baru setelah lama vakum dari bermusik akibat kesibukan masing-masing personil. Dan saat ini Dochi udah ga gabung lagi di band ini.
Info lebih lanjut mengenai Bla Bla Blast, bisa kunjungi my space atau facebook
Okeh…! Kembali lagi ke PEE WEE GASKINS.
Keseriusan di PWG membuat Sansan, Omo, Tlor, harus memilih. Dochi sempet pesimis, menganggap PWG cuma proyek sampingan dari temen-temen yg lain. Namun pada 8 April 2008 di-releaslah mini album “Stories for Our Higschool Years” yang terdiri dari 5 lagu, yaitu :

1. Here Up On The Attic
2. Tatiana
3. The Art Of HighSchool Break Up
4. You Throw The Party We Get The Girls
5. Berdiri Terinjak


Setelah PWG merilis mini album dan tawaran manggung bikin bentrok jadwal band 'prioritas' Tlor resign dari PWG dan gak lama ayi gantiin dia. Karena emang dari lama emang mereka satu lingkungan. Tlor adalah orang yang pertama keluar, karena dia lebih mau serius sama bandnya, Tlor keluar beberapa hari setelah PWG launching album pertama setahun perjalanan PWG. Ternyata beda dengan Tlor, Sansan memilih untuk tetap di PWG. Dan hal itu menimbulkan masalah pertama PWG, fans Sansan di Killms pasti ngamuk-ngamuk dan gak terima. Mulai deh keluar rumor-rumor gak bener dan akhirnya ada yg namanya APWG. setelah Tlor keluar PWG kekosongan pemain bass, lalu PWG mempunyai 2 calon. Arnold The Authentics, dan Ayi Mahardhika. Ayi sapaan akrabnya, aslinya main gitar, tapi dia "rela" jadi bassist buat PWG, padahal Ayi termasuk orang yang ngremehin Dochi dan Ayi juga dulunya sempat menjadi APWG. Ingin tahu cerita Ayi yang sempat menjadi APWG? Klik Disini
Dan album kedua “The Sophomore”



Dan “Ad Astra Per Aspera” untuk album ketiga PWG.



Di album Ad Astra Per Aspera, Ayi kembali main gitar biar jiwa gitarisnya lebih terpakai, dan Dochi  pun senang dapet tantangan baru : ngulik main bass. Emang bener yg namanya "tak kenal maka tak sayang" ternyata Dochi sama Ayi cepet akrab.


Ternyata proyek bales dendam Dochi ngajarin banyak hal dan ngerubah pola pikirnya dalam banyak hal. Siapa sangka "pembuktian diri" ngebawa Dochi ke pengalaman-pengalaman dan pelajaran-pelajaran baru yang akhirnya mendewasakan Dochi. Dan saat ini sudah terbukti, berkat kegigihannya. Pee Wee Gaskins sudah semakin sukses meski masih ada juga pro- dan kontra dengan band ini.
Postingan ini diadopsi dari Blog Pribadi dan akun My Space Dochi Sadega. Dan sudah mengalami editing, semoga bermanfaat. Dan diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi kita untuk lebih maju dan siap untuk menghadapi kehidupan ini. Terima Kasih ^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar